Sabtu, Februari 16, 2008

The Jorney of US

cerita tentang Um Ugm 2007


Blitar,6 April 2007 pukul 22.30 malam
Dalam keremangan travel aku mengaktifkan hp ku,mengontak 6 anak SMAN 1 Blitar lainnya, teman-teman seperjuanganku mengahadapi perang "Utul UM UGM". Aku berangkat dari Wlingi sekitar pukul 22.00. Empat anak berkumpul di rumah Dian Agung dan 2 orang di rumah Kokoh, menungguku dantravel yang kusewa untuk mengantar kami ke medan perang, Yogyakarta. Segera setelah ku kontak mereka, travel sudah memasuki daerah KOta Blitar dan segera meluncur ke Jl.Sultan Agung untuk menjemput keempat sobatku.

Rekan2ku seperjuangan ternyata telah stand by di tepi jalan Sultan Agung, rupanya agar memudahkan travel, daripada harus masuk ke gang tempat kediaman keluarga agung berada. tak sampai 7 menit, barang2 sudah dimuat dan Agung, Rahmad, Arga dan Aris sudah duduk nyaman dan travel pun meluncur kembali, menjemput kokoh dan Rosyid di Kolomayan.

Dalam perjalanan beberapa dari kami saling ngobrol,diskusi lagu dan beberapa ada yang tidur,sampai jam 00.30 kami dibangunkan sopir untuk makan tengah malam di restoran Pagi Sore, sebuah restoran di Madiun. Setelah kenyang makan malam dan beberapa ada yang shalat, kami tidur pulas hingga jam 04.00.


Yogyakarta,7 April 2007
Jam 04.30, kami akhirnya tiba di kediaman pakdhe saya didaerah Karanggayam, sekitar 2,5 km dari kampus UGM. setelah sedikit basa-basi kami segera naik ke kamar yang telah beliau kosongkan dan sediakan karpet dan beberapa bantal. Setelah menata barang-barang bawaan kami, kami segera shalat dan beristirahat sekitar 1 jam,sekedar meresapi udara pagi medan perang atau mengabari sanak kerabat dan relasi bahwa kami sudah sampai di jogjakarta (teman2 yang meutuskan ikut akomodasi sekolah baru berangkat beberapa jam kemudian).

Jam 08.30, setelah kami mandi dan sarapan, kami meminta Pakdhe mengantar kami mengecek tempat ujian kami.
"Lhah,kalian sudah podho tahu tempatnya belum?"
"Dereng, Pakdhe, tapi ada peta niki",jawabku.
"Oo,yo gampang..."Pakdhe akhirnya mau mengantar kami.

Pertama kami ke Gedung Kuliah Umum (GKU),tempat dimana aku, rahmad, rosyid dan kokoh akan beradu otak bersama beberapa peserta yang memilih Kemampuan IPA. disana juga sudah banyak peserta, beberapa didampingi orangtuanya atau bersama teman-temannya, juga sudah marak orang2 menjajakan apa yang mereka sebut 'Soal-Soal UM UGM dari Tahun ke tahun beserta Pembahasannya','Kunci Jawaban UM UGM 2007' dan semacamnya, atau sekedar peralatan ujian seperti penghapus, pensil, dan alas lembar jawaban (meja dada) yang sebenarnya tidak dibutuhkan dalam Ujian Tulis UM UGM.

Selanjutnya kami ke Fakultas Kedokteran Gigi tempat Peserta *_____(asifu rada lali bagian iki)_____*

Pukul 10.30,setelah semua anak tahu tempat ujiannya masing2,kami ditawari untuk mampir ke Malioboro oleh Pakdhe, nmun kami menolak karena tujuan kami ke Jogja bukan untuk wisata atau plesir, tapi untuk Ujian, berperang mengadu kemampuan demi meraih impian kami. Pakdhe paham dan kamipun pulang, walau ternyata sesampainya dirumah pakdhe beberapa dari kami tidur sampai sekitar jam 13.30.

Baru pada malam harinya,kami mulai belajar. masing2 mengeluarkan buku pelajaran dan andalan masing-masing:Rahmad dan Agung yang percaya dirinya harus banyak belajar kemampuan skolastik mengeluarkan buku soal "Tes bakat dan Skolastik". Arga dan Aris yang mngambil kemampuan IPC asyik membahas soal-soal IPS. Kokoh dan Rosyid berdiskusi beberapa hal IPA, sementara aku karena hanya membawa buku Biologi,belajar biologi,walau setelah seperempat jam merasa bosan dan akhirnya bergabung dengan Rahmad membahas tes logika

Yogyakarta,8 April 2007
Waktu terasa berjalan begitu cepat,serasa tidur hanya semenit,bahkan sedetik, ketika menyadari jam menunjukkan pukul 4.30. kami bergegas Shalat dan berebut mandi,segera makan dan mengecek segala senjata dan perlengkapan tempur kami. Pensil 2B 2 1/2 batang, Penghapus Fabercastle hitam, Cutter/ Rautan, kartu Ujian, dan segala kelengkapan dan peralatan ujian kami cek kembali. setelah semua siap dan jam menujukkan pukul 06.10,kami bergegas berangkat ke lokasi Ujian masing2, dengan diantar oleh Pakdhe.

Pukul 07.00,kemampuan IPA dan IPC memulai Ujian mereka dengan soal-soal Kemampuan IPA. Kontan saja, belum apa-apa mental sudah diserang dengan soal-soal yang tak terduga, kecuali bagi mereka yang sudah terbiasa dengan hal semacam ini (entah faktor mental,kebiasaan, atau faktor lain masih dalam penyelidikan).Selama 2 jam,mengerjakan 100 soal,aku hanya mengerjaka 5 soal Fisika, 7 soal Kimia, 10 soal Biologi, seluruh soal matematika dikurangi 2, pokoknya targetku terpenuhi(Aku bikin target untuk "cukup bisa mengerjakan sejumlah n soal, bila bisa lebih alhamdulillah").

Setelah waktu mengerjakan kemampuan IPA berakhir, ada waktu istirahat sekitar 30 menit, dan kami segera disodori soal-soal kemampuan dasar.
2 jam berlalu dan selama ujian berlangsung, budaya kotor contek-menyontek tidak "terlihat".

Pada saat Kemampuan IPA dan IPC memulai Ujian kemampuan dasar, peserta Ujian kemampuan IPS baru mulai ujian mereka, dengan materi yang sama yaitu kemampuan dasar. hanya saja, setelah peserta kemampuan IPA selesai mengerjakan soal kemampuan dasar langsung dipersilakan mengerjakan soal2 tes bakat Skolastik (ini rumornya memegaruhi penilaian hampir 50%), sementara peserta IPS dan IPC boleh Istirahat....



(bersambung dulu....)

Tidak ada komentar: